1.117 Peserta akan berlaga di INFATION 2026

Ajang bergengsi Indonesian First Aid Competition (INFATION) 2026 resmi memasuki tahap persiapan puncak. Sebanyak 1.117 peserta dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA di seluruh penjuru Nusantara telah terdaftar dan siap memperebutkan gelar juara dalam kompetisi pertolongan pertama tingkat nasional ini.

Penyelenggaraan INFATION 2026 menjadi momentum strategis bagi Talenta Prestasi Indonesia (TAPRESNESIA) yang berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia dan Penolong Terampil Indonesia (PENA) sebagai mitra bereputasi. Sinergi ini bertujuan untuk mengintegrasikan standar kompetensi medis dasar dengan sistem penilaian transparan berbasis teknologi.

Berbeda dengan lomba konvensional, INFATION 2026 dirancang sebagai kompetisi akademik yang menitikberatkan pada pengujian Pengetahuan, Analisis, dan Studi Kasus pertolongan pertama. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap prestasi yang lahir dari ajang ini memiliki kualitas yang terukur.

Ketua Panitia sekaligus Direktur Utama TAPRESNESIA, Fajar Indra Kurniawan, S.Kom, M.Kom, menegaskan bahwa standar yang ditetapkan bertujuan agar kompetisi ini memenuhi kriteria kurasi prestasi nasional.

“Kami berkomitmen menyelenggarakan INFATION 2026 dengan standar operasional yang baik. Jumlah 1.117 peserta adalah amanah besar bagi kami untuk memastikan proses seleksi berjalan profesional, sehingga hasil dari kompetisi ini layak diajukan dalam proses kurasi Puspresnas sebagai prestasi nasional yang membanggakan,” tegas Fajar.

Pelaksanaan INFATION 2026 dilakukan sepenuhnya secara daring. Inovasi ini diambil untuk memperluas aksesibilitas, memberikan kesempatan setara bagi pelajar dari daerah terpencil, serta memastikan efisiensi tanpa mengurangi esensi kompetisi.

Melalui ujian daring yang sistematis, peserta ditantang untuk memiliki pola pikir kritis, tanggap, dan bertanggung jawab dalam menghadapi simulasi situasi darurat. Pertolongan pertama dipandang sebagai keterampilan hidup (life skill) yang krusial bagi generasi muda guna mencegah kondisi fatal sebelum penanganan medis lanjutan tersedia.

Tingginya minat peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran pelajar Indonesia akan pentingnya kepedulian sosial dan pertolongan pertama. INFATION 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara di atas kertas, tetapi juga kader-kader penolong yang mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan ini ditujukan untuk menciptakan ekosistem kompetisi yang sehat, di mana setiap prestasi yang diraih peserta memiliki nilai pengakuan yang kuat, karakter yang tangguh, dan kebermanfaatan yang luas bagi bangsa.