Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di era transformasi digital berkembang sangat pesat dan telah menjadi bagian penting dalam berbagai aspek kehidupan. AI kini bukan lagi teknologi masa depan, melainkan kebutuhan masa kini yang menuntut kesiapan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif.
Oleh karena itu, pengetahuan tentang AI perlu diberikan ruang yang lebih luas dan terarah, khususnya bagi pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Ruang tersebut diperlukan agar pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami konsep, logika, etika, serta pengembangan solusi berbasis AI secara kreatif dan bertanggung jawab.
Berdasarkan hal tersebut, Talenta Prestasi Indonesia (TAPRESNESIA) bekerja sama dengan Asosiasi Guru Teknologi Informasi Indonesia (AGTIFINDO) menyelenggarakan Olimpiade AI Indonesia (OAIN) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring pada 16 Mei 2026.
Mengusung tema “Upgrade Pengetahuanmu ke Mode AI!”, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari pelajar tingkat SMA/MA/SMK di berbagai daerah di Indonesia. Tercatat sebanyak 314 peserta mengikuti kompetisi ini yang berasal dari 19 provinsi, 45 kabupaten/kota, dan 66 sekolah.
Ketua panitia sekaligus Direktur Utama TAPRESNESIA menyampaikan bahwa OAIN 2026 menjadi wadah penting dalam membangun budaya literasi teknologi dan kecerdasan buatan di kalangan pelajar Indonesia.
“Melalui OAIN 2026, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi AI, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan bertanggung jawab dalam menciptakan solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kompetisi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran dan kompetisi AI yang sehat, inspiratif, serta mendorong lahirnya talenta-talenta muda Indonesia yang inovatif, kompeten, dan berdaya saing tinggi di era digital global.
Pelaksanaan OAIN 2026 dilakukan secara daring dengan tetap mengedepankan integritas, sportivitas, dan semangat belajar para peserta. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen TAPRESNESIA dan AGTIFINDO dalam mendukung pengembangan pendidikan teknologi informasi dan kecerdasan buatan di Indonesia.